adv

Sharing tentang pembukaan Apotek

Sharing tentang pembukaan Apotek

Berikut jawaban saya atas pertanyaan Ibu Dewi mengenai Apotek, semoga bermanfaat.

+++

Dear Ibu Dewi,

mohon maaf saya agak telat menjawab e-mail Ibu karena Jumat kemarin saya tidak masuk kantor.

Selamat ya Bu, sebentar lagi ibu akan menjadi salah seorang pengusaha yang bergerak di bidang pengobatan.

Ok Bu, saya akan mencoba menjawab pertanyaan ibu..

Sebetulnya yang terpenting di bisnis Apotek itu adalah apotekernya, kenapa? Soalnya Apotekerlah penggerak dari bisnis ibu itu, maju mundurnya Apotek tergantung dari Apotekernya. Mau mendirikan apotek saja yang harus banyak bergerak apoteker, mulai dari pendaftaran sampai presentasi. Pengalaman saya pada saat pendirian apotek, saya harus gonta-ganti apoteker. Hal ini di sebabkan karena apoteker yang saya rekruit ternyata tidak sanggup menghadapi tantangan pada saat pengajuan ijin apotek. Ini dikarenakan adanya persaingan yang kurang sehat sehingga ada indikasi penjegalan ijin apotek saya. Tapi Alhamdulillah setelah berulang kali ganti apoteker, saya mendapatkan apoteker yang ternyata tahan banting dan akhirnya ijin apotek berhasil didapatkan.

Setelah apoteker, ada baiknya ibu membuka klinik/praktek dokter bersama, karena terus terang tanpa adanya praktek dokter bersama maka agak susah buat apotek ibu untuk bertahan ditengah persaingan apotek lain. Kalau bisa malahan dapat dokter yang sudah terkenal di daerah ibu, saya jamin 100% apotek ibu akan ramai. Karena dokter itu cocok2an, biasanya kalau orang sudah cocok dengan dokter tersebut ia akan mencari dokter itu kemana pun dokter tersebut praktek.

Yang penting lagi kelengkapan obat, masalah kelengkapan obat mungkin ibu bisa diskusi dengan apoteker ibu, kira2 mau stok obat apa saja. Dan biasanya pedagang besar farmasi (PBF) bertebaran di kota-kota besar, jadi jangan takut masalah distribusi dan ketersediaaan obat. Alangkah baiknya kalau ibu bisa berkolaborasi dengan apotek2 disekitar ibu, jadi kalau beli obat bisa barengan sehingga harganya pun relatif lebih murah.

Selain itu ada baiknya apotek ibu juga menyediakan layanan seperti mini market, ibu bisa mencontoh century dan guardian (apotek saya mencotoh kedua apotek ini), jadi tersedia berbagai macam barang kebutuhan sehari2 disamping suplemen dan vitamin. malah kadang2 penjualan barang2 harian porsinya lebih besar loh bu dibandingkan penjualan obat resep.

Ibu bisa juga menambah value added apotek ibu dengan layanan 24Jam dan layanan antar jemput resep, seperti salah satu franchise apotek. Cuma ada tambahan persyaratan untuk apotek 24 Jam yaitu harus mempunyai 2 orang apotek.

Mengenai pertanyaan ibu, apakah sebaiknya mengambil franchise apotek, saran saya (ini pendapat saya loh bu), sebaiknya jangan. Kenapa? Soalnya modal awal untuk menjadi franchisee apotek tersebut lumayan besar, modal awal itu lebih baik untuk tambahan modal ibu untuk stok obat atau mempercantik gerai apotek ibu. Selain itu, keuntungan obat boleh dikatakan tidak terlalu besar, jadi memang bermain dalam volume.

Apabila ada yaqng ditanyakan bisa e-mail saya kembali atau telp.

Tks
Brgds
Imansyah Sutrisno
081513012704

Dewi <desurti@centrin.net.id> wrote:
Dear pak Iman,
Dalam waktu dekat ini, saya ingin mendirikan apotek.
Dan karena lokasi yang ada di sekitar tempat tinggal kami, sudah cukup banyak apotek, kami mulai mempertimbangkan untuk
berinvestasi di franchise apotek, dengan asumsi 'merek' dan support
dari franchisor.
Jika melihat pengalaman bapak, mohon sharingnya mengenai franchise apotek ini. Terutama apotek K-24 yang pusatnya di Jogja.
Terima kasih sebelumnya
Regards

Posted byAPOTIK at 7:57 pm  

0 comments:

Post a Comment

adv Click here for next pages