adv

SYARAT PENGURUSAN SURAT PENUGASAN, LOLOS BUTUH, BUKTI LAPOR DAN SIA

cuplikan dari: http://apotekerfreedom.blogspot.com/

SYARAT PENGURUSAN SURAT PENUGASAN, LOLOS BUTUH, BUKTI LAPOR DAN SIA

buat para apoteker yang baru lulus biasanya kalau bekerja di apotik pasti pada kebingungan mengurus tahapan untuk medapatkan SP (surat penugasan) disini saya mau berbagi pengalaman..

pertama kali yang diurus adalah :

  1. Bukti lapor
  2. lolos butuh

baru tahapan berikutnya mengurus SP :
tempat mengurusnya...
  1. dinkes kota
  2. provinsi
  3. departemen kesehatan pusat
di kabupaten kota dan provinsi kita mengurus surat rekomendasi yang nantinya akan disertakan untuk sebagai persyaratan untuk dikirimkan ke departemen kesehatan pusat..

ini link yang dapat membantu untuk mengetahui syarat pengurusan :

  1. http://www.ziddu.com/download/6977217/permohonanlolosbutuh.doc.html
  2. http://www.ziddu.com/download/6977218/PermohonanBuktiLaporApoteker.doc.html
  3. http://www.ziddu.com/download/6918957/surat-permohonan-sia-dan-lampirannya.pdf.
    html
  4. http://www.ziddu.com/download/6918956/surat-permohonan-sp-dan-lampirannya.pdf.h
tetap bekarya

Source: http://apotekerfreedom.blogspot.com/2009/10/syarat-pengurusan-surat-penugasan-lolos.html

Posted byAPOTIK at 1:43 am 0 comments  

Format surat lolos butuh Dinkes dan ISFI

cuplikan dari: http://diahkun.blogspot.com

Format Surat Permohonan Lolos Butuh Dinkes



Perihal : Permohonan Penyerahan Tenaga Apoteker


Kepada
Yth. Kepala Dinas Kesehatan
Propinsi Banten
Di tempat


Yang bertanda tangan di bawah ini, saya:

Nama : Nama apoteker, S.Farm., Apt.
Tempat/ Tgl. Lahir :
Pendidikan : Fakultas Farmasi Universitas ………., nama-
tempat
Tanggal Lulus : date
No. Surat Bukti Lapor : 12.3.7.07.624
Alamat : (alamat rumah)

Dengan ini mengajukan permohonan Surat Penyerahan Tenaga Apoteker untuk persyaratan bekerja sebagai Apoteker Pengelola Apotek (APA) di Apotek (nama apotek) yang beralamatkan di Jl. …………………………, (kelurahan), Tangerang.

Bersama ini saya lampirkan kelengkapan administrasi sebagai berikut:
1. Fotokopi Ijazah Apoteker yang telah dilegalisir oleh Dekan
2. Fotokopi Surat Bukti Lapor
3. Fotokopi Surat Pernyataan Pengunduran Diri dari Pemilik Sarana
Apotek (PSA) di Calon Apotek Salam Medika
4. Fotokopi Surat Pernyataan Penerimaan dari Pemilik Sarana Apotek
(PSA) di Apotek Restu Ibu
5. Surat Lolos Butuh dari Pengurus Daerah ISFI Banten

Demikian surat permohonan ini saya buat dengan sebenarnya. Atas perhatian dan kerjasamanya saya ucapkan terima kasih.


Jakarta, 6 Maret 2009

Hormat saya,


(Nama apoteker), S.Farm., Apt.



Format Surat Permohonan Lolos Butuh ISFI

Perihal : Permohonan Lolos Butuh ISFI


Kepada
Yth. Ketua Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia
Pengurus Daerah ISFI Banten
Di tempat


Dengan hormat,

Yang bertanda tangan di bawah ini, saya:

Nama : Nama apoteker, S.Farm., Apt.
Tempat/ Tgl. Lahir :
Pendidikan : Fakultas Farmasi Universitas ………….., tempat
Tanggal Lulus : date
No. Surat Bukti Lapor : 12.3.7.07.624
Alamat : alamat rumah

Dengan ini mengajukan permohonan Surat Lolos Butuh ke Pengurus Daerah ISFI Banten sebagai persyaratan administrasi keanggotaan dan untuk bekerja sebagai Apoteker Pengelola Apotek (APA) di Apotek (nama apotek) yang beralamatkan di Jl. ……………………………..,(kelurahan), Jakarta Selatan.

Bersama ini saya lampirkan kelengkapan administrasi sebagai berikut:
1. Fotokopi Ijazah Sarjana yang telah dilegalisir oleh Dekan
2. Fotokopi Ijazah Apoteker yang telah dilegalisir oleh Dekan
3. Fotokopi Bukti Sumpah/Janji Apoteker yang telah dilegalisir oleh Dekan
4. Fotokopi Surat Bukti Lapor
5. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
6. Fotokopi Surat Pernyataan Pengunduran Diri dari Pemilik Sarana Apotek (PSA)
di Calon Apotek Salam Medika
7. Fotokopi Surat Pernyataan Penerimaan dari Pemilik Sarana Apotek (PSA) di
Apotek Restu Ibu
8. Pasfoto ukuran 4x6 cm sebanyak 2 lembar.

Demikian surat permohonan ini saya buat dengan sebenarnya. Atas perhatian dan kerjasamanya saya ucapkan terima kasih.


Jakarta, 6 Maret 2009

Hormat saya,


(Nama Apoteker), S.Farm., Apt.



Long Journey to Get SIA (Surat Ijin Apotek) -part 1-
Tahap pertama adalah ngurus Surat Lolos Butuh (SLB) dari ISFI dan Dinkes propinsi asal ke propinsi tempat bekerja.
Mantapkan dulu pilihan tempat bekerja karna begitu SLB sudah keluar dari propinsi asal dan ternyata kita ga jadi kerja disitu, misal dapet kerja di propinsi laen maka mau ga mau SLB tersebut harus disampaikan kepada propinsi tempat semula akan berkerja.
Seperti aku nie...hikss..hikss... Pertamanya aku mo kerja di apotek daerah Tangerang, so minta SLB dari ISFI n Dinkes prop Jogja ditujukan ke ISFI n Dinkes prop Banten.
Udah semangat2nya ngurus, eh...PSAnya malah males2an.
Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan sampai tahun berganti tahun, ciee...apoteknya tetep aja belum buka, tape dehhh... Tapi gpp dink, sekarang setelah nikah ga bole kerja jauh2 sama
suami, hehehhh...jadilah kerja di klinik kakak ipar yg notabene deket rumah. Ngurus2 perijinan dimulai deh.
Berhubung SLBnya yg dulu belum disampein ke ISFI n Dinkes Prop Banten, so ngurus SLBnya langsung ke Banten (Serang). InsyaAllah baru besok nie. Hari ni tadi cari info di ISFI Tangerang, tapi SLBnya ga melalui ISFI Tangerang gpp koq.
Ok dehh...smangatt..smangatthh...

-Part 2- Cara Mendapatkan Surat Lolos Butuh
Hari ni tadi aku ke ISFI n Dinkes Banten. Baru pertama ini menapakkan kaki ke kota kelahiran temenku, Betty.
Jauh amat ya dari Jakarta. Berangkat jam 7 pagi, naek bis jurusan Merak via Serang dari Kampung Rambutan.
Turun di Patung, naek ojek ke RSUD Serang. Langsung menuju Instalasi Farmasi kantor Ibu Lusi Sumarwatih, ketua ISFI Banten. Ibunya baek banget deh.
Ngurusnya juga cepet, suruh nunggu bentar, jadi deh SLBnya, free lagi.
Ibunya lulusan Farmasi ITB tahun 1980 (aku belum lair nie...) trus melanjutkan MARS UI 2002-2004.
Selanjutnya ke Dinkes Prop Banten, lumayan jauh sie dari RSUD Serang trus kalo naek angkutan umum harus ganti2. So naek taxi aja, ada Blue Bird di depan RSUD Serang.
Letak Dinkes di kompleks perkantoran prop Banten, langsung ke lantai 2 bagian SDK. Berhubung Kepala Dinkes sedang keluar kota, aku minta dikirim aja kalo udah jadi.
Biayanya 100ribu, wajar ga sie? banyak amat yaa... Ikhlasin aja deh daripada suruh balik lagi ke Serang, ogah amat... Kata ibunya kamis depan baru bisa dikirim.
Alhamdulillah, ngurus SLB di Serang dah selesai. Back home to Jakarta...

source: http://diahkun.blogspot.com/2009/03/format-surat-permohonan-lolos-butuh.html

Posted byAPOTIK at 1:24 am 0 comments  

cari informasi mendirikan apotek.

Maksud hati ingin mencari informasi tentang cara pendirian apotek.
Telpon ke dinas kesehatan jakarta disuruh telpon ke Dinkes jakarta selatan terus disuruh lagi telpon ke Dinkes tangrang selatan (itu loh kabupaten baru berdiri tahun 2009 yg sekarang sedang mencari PNS-PNS baru) karena pengurusan ijin-nya diatur per wilayah.
Oke terus telpon ke Dinkes Tang-Sel, pegawainya bilang datang aja langsung karena banyak yg perlu dibicarakan.
Keesokan harinya datang ke Dinkes Tangerang selatan atau Tangsel (dekat kantor kecamatan pamulang tp sekarang berubah jadi balaikota tangsel).
Disitu tanya alur dan jalur mendirikan apotek, lalu disodori formulir tp setelah dilihat dan dibaca ternyata formulirnya pertanyaannya spesifik untuk apoteker lalu bilang saya bukan apoteker, terus pegawainya bilang oh kalau begitu suruh datang saja apoteker dan asisten apotekernya nanti kita yang buatkan rekomendasinya.
Untuk pembuatan SP (surat penugasan) dan SIA (Surat Ijin Apotek) bisa sekaligus.

Apa betul pembuatan SP dan SIA bisa sekaligus?
Menurut informasi yg beredar pembuatan SIA hanya bisa dilakukan oleh apoteker yg sudah mempunyai SP.
Jadi SP duluan lalu sebulan kemudian SIA (ini kalau prosesnya normal).

Tp kalau SP dan SIA pengurusannya bisa sekalian lebih baik toh, karena menghemat waktu.

Terus pertanyaan mengenai pajak...oooh pegawai yg bisa menjawab sedang rapat.

Terus pertanyaan yg lupa, apa ada peraturan pemda tangsel yg mengatur jarak tiap apotek yg berdekatan? (kalau ISFI rekomendasi 500m tiap apotek)

Posted byAPOTIK at 3:17 am 0 comments  

Perbedaan Apotek Rakyat dan Apotek Waralaba

Perbedaan Apotek Rakyat dan Apotek Waralaba

October 22, 2009 septianisarezasantosa

Memulai sebuah usaha memang sebaiknya harus dibekali juga dengan pengetahuan mendasar tentang usaha yang akan digeluti tersebut. Namun hal ini biasanya tidak mutlak berlaku pada bisnis dengan pola waralaba. Karena sistemnya sudah siap pakai oleh siapapun juga pemiliknya. Semakin bagus waralaba, akan semakin kecil pula ketergantungan pada pemilik usaha. Waralaba yang baik adalah waralaba pada merk yang bisa menjual dirinya sendiri.
Untuk apotek, diperlukan profesional khusus untuk menanganinya, yaitu seorang apoteker. Ia-lah yang bertanggungjawab dalam hal teknis kefarmasian. Sedangkan pemilik usaha atau manajemennya hanya perlu menangani yang sifatnya bisnis. Dan ini berlaku sama di semua usaha.
Sehingga sekarang banyak dijumpai apotek-apotek waralaba karena bisnis ini cukup menjanjikan. Diantaranya ada apotek K-24 yang merupakan salah satu apotek sukses di dunia bisnis.
Circle K adalah Toko Kelontong berantai International. Perusahaan ini berdiri pada tahun 1951 di El Paso, Texas dan kini di miliki dan di operasikan oleh Alimentation Couche-Tard.
KONSEP BISNIS Apotek K-24
• KOMPLIT
Persediaan ragam obat di Apotek K-24 relatif komplit.
• 24 JAM
Semua gerai Apotek K-24 berkomitmen melayani masyarakat 24 jam perhari 7 hari perminggu.
• HARGA SAMA pada pagi-siang-malam dan hari libur
Apotek K-24 berkomitmen tidak mengenakan harga yang lebih tinggi di luar jam kerja biasa.
• KEASLIAN OBAT
Apotek K-24 berkomitmen untuk menyediakan obat hanya dari sumber-sumber dengan prosedur yang resmi
sehingga keaslian obat lebih terjamin.
• KEMAJEMUKAN
Semua karyawan Apotek K-24 memahami dan menghargai perbedaan dan keragaman sosial budaya
di dalam maupun di luar perusahaan.
• MELAYANI MASYARAKAT
Untuk dapat melayani masyarakat di sekitar lokasi gerai, setiap Apotek K-24 menyelenggarakan
pelayanan pengobatan gratis bagi warga sekitar yang tidak mampu pada setiap hari ulang tahun gerainya.
dan pada apotek century,

Century Healthcare didirikan pada tahun 1993 oleh pendirinya Mr Eddie Lembong. Dan sekarang, Mr Andre Lembong Pharm. D, ambil terus sebagai direktur di perusahaan ini.
Perusahaan century memiliki kualitas khusus adalah:
• Banyak ahli apoteker untuk konsultasi.
• Strategis gerai di Jakarta, Bandung dan Surabaya dan kota-kota besar lainnya.
• Beragam produk-produk farmasi berkualitas.
• Terima resep.
• Layanan antar.
• 24 jam layanan untuk outlet tertentu.

APOTEK RAKYAT
Sedangkan pada apotek rakyat, Apotek Rakyat bisa didirikan dengan syarat lebih ringan dari apotek biasa. Syaratnya memiliki sarana dan prasarana berupa komoditi, lemari obat, lingkungan yang terjaga kebersihannya. Apotek Rakyat, tidak boleh melakukan peracikan, mengutamakan obat generik, dilarang menjual obat-obatan narkotika dan psikotropika, dilarang menyerahkan obat dalam jumlah besar, serta memiliki apoteker sebagai penanggung jawab dan dapat dibantu oleh asisten apoteker. Selain itu, Apotek rakyat harus mendapat ijin dari kepala dinas kesehatan kabupaten/kota setempat. Untuk mendapat izin, tidak dipungut biaya dan tidak perlu modal kerja.
Pendirian apotek rakyat sebenarnya wajar untuk mempermudah akses memperoleh obat dengan harga murah, dan memastikan asal-usul obat. Namun jika tak dikontrol dengan baik, program ini bisa menjadi ajang legalisasi obat ilegal. Mutu pelayanan obat yang diberikan pun diragukan. Apalagi, syarat pendirian apotek rakyat lebih ringan dibanding apotek pada umumnya.
Namun sekarang masalah yang beredar di masyarakat adalah Apotik Rakyat itu Toko Obat?

Masalah obat memang tidak ada matinya. Bentuk kongkrit dari pengobatan ini sudah lama menjadi komoditas ekonomi yang menarik untuk dijual. Bukan hanya karena pasti ada yang beli, namun juga karena keawaman masyarakat akan obat. Sejatinya, ini merupakan lahan sosial buat tenaga yang terlibat di dalamnya, namun, prakteknya kepentingan pemodal sangat nyata sehingga kongkalingkong dalam distribusi obat, bukanlah hal yang aneh lagi.
Salah satu cara distribusi obat ke masyarakat langsung adalah melalui ritel obat yang disebut Apotik dan Toko Obat. Apotik dan Toko Obat merupakan mata rantai terakhir dari distribusi obat, sejatinya di apotik, masyarakat berhubungan langsung dengan tenaga kesehatan yang mengerti mengenai obat. Toko obat di sentra-sentra perdagangan obat secara bertahap akan dijadikan Apotek Rakyat guna mencegah penjualan obat-obatan keras (obat dalam daftar G-red) secara tidak sah.
Dan Apoteker dimensinya tidak hanya bisnis, tapi juga sosial masyarakat. Apoteker sejatinya mampu memberikan kontrol akan obat, meliputi dosis, cara pakai, efek samping, interaksi obat yang benar bagi masyarakat. Tanpa adanya kontrol dan tanpa adanya konseling, biaya kesehatan akan tetap tinggi karena penggunaan obat yang tidak tepat. Usaha efisiensi biaya kesehatan harusnya menjadi titik fokus dari pemerintah, jadi tidak melulu pengucuran dana kesehatan yang sifatnya hanya kuratif, namun usaha edukasi juga merupakan langkah strategis untuk menyehatkan masyarakat secara keseluruhan.
Adalah peran pemerintah untuk membuat regulasi yang tepat untuk menumbuhkan apoteker muda menjadi apoteker yang mampu menjawab tantangan tersebut. Namun jika regulasi hanya untuk kontroversi dan popularitas tanpa perencanaan jangka panjang, maka makin ruwetlah masalah obat dan distribusinya yang selalu seperti benang kusut ini
Banyak apotek rakyat yang hadir di lingkungan masyarakat, tetapi kalah bersaing dengan apotek-apotek waralaba yang lebih unggul dalam hal pelayanan, design tempat, keaslian produk, dll. Keunggulan-keunggulan tersebut membuat apotek rakyat cukup terasingkan dari konsumen-konsumen yang memilih membeli obat dengan melihat kualitas apoteknya. Namun tidaklah penting membeli obat dengan melihat cover depan apoteknya saja. yang penting adalah dimana ada pasien disitulah peran apotek dalam menjual obat diperlukan. keep smile for the better future!

Posted byAPOTIK at 4:54 pm 0 comments  

adv Click here for next pages